Cita-Cita Tak TerCapai

Posted: July 28, 2012 in Dunia Pendidikan

Ketika Pertama kali aku injakan kaki ku tuk menetap di sebuah kota Serang, Umur aku saat itu kurang lebih 6th ketika itu pula aku masuk sekolah SD….

Ketika aku duduk di Kursi SD Awal perjalanan pendidikan ku….aku senang akan pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Ketika aku duduk di kursi kelas 5 SD, aku coba ikut seleksi untuk perwakilan sekolah mengikuti lomba Olimpiade IPA, yang akhirnya Alhamdulilah ku dapat membawa juara pertama antar sekolah…

Dari situ aku senang mempelajari Ilmu FISIKA, KIMIA dan ILMU PERBINTANGAN (TATA SURYA), sampai ke kelas 6 SD, sedikit mendekati akhir pendidikan SD/ LULUS..aku ditanya oleh guru…Supyandi ingin menjadi apakah ketika besar kelak…??? dalam kata lain…apa cita- cita mu Andi????? dengan tidak ragu ku menjawab…jika ketika sudah besar kelak aku ingin menjadi seorang ilmuan Ahli Perbintangan…guru pun bertanya kembali…kenapa kamu ingin menjadi seorang Astronom..???aku jawab: ketika ku pelajari perbintangan banyak hal yang jadi pertanyaan..ketika sebuah bintang membuat formasi jadilah sebuah Rasi bintang…..ketika bintang berkumpul terbentuk sebuah Galaksi yang sangat indah…sebenarnya apa saja sih yang terjadi di luar angkasa….dari situ aku berfikir Allah tidak hanya menciptakan BUMI saja tapi masih banayak yang kita tidak tahu diluar sana…..guru cuma menjawab..lanjutkan dan wujudkan cita-citamu and banggakan Ortumu dengan Sesuatu yang kamu senangi…….

Next, Masa Masa SMP/MTs

ktika masuk SMP harapan ku bisa melanjutkan pendidikan ku tuk menggapai cita2 ku dulu waktu SD….tapi di SMP hanya sebentar belajar tatasurya hanya 1 BAB…yang banya yaitu pelajran MTK, ENGLISH, dan BIOLOGI…..Naah saya malah senang pelajaran Biologi (tentang makhluk hidup gitulaahhh)….dr situ timbul cita- cita baru ingin jadi dokter Hewan…karna saya suka sama binatang kecuali binatang-binatang yang haram….seperti anjing, babi dan sejenisnya…

ketika duduk di bangku SMP kelas 2, cita-cita ku berubah kembali…(Maklum Mungkin masih mencari jati diri yang sebenarnya kali yeee…) cita-cita ku sekarang malah ingin Menjadi Guru……kenapa hayooo……??/

Oke..saya ceritain deh…ketika setelah ujian semester 1 saya hobbi dengan pelajaran English dan Matematika…..dan ketika itu pula ada seleksi untuk olimpiade matematika, dan saya terpilih sebagai salah satu dari 10 peserta yang di utus dari sekolah ku itu….naahh ketika melihat siswa-siswi dari sekolah lain begitu banyaknya, dan sangat sopan santun pada gurunya dari situ timbul di pikiranku bisa gak yaah jadi seorang guru yang mencerdaskan dan mensukseskan banyak anak di negara ini…..???? oke lanjuuut…

Setelah wisuda SMP bingung nentuin sekolah yang lebih tinggi…bingung mau sekolah diman….semua teman dan sahabat-sahabatku juga sama, semua bingung akan melanjutkan SMA diman,,,tapi ketika ada salah seorang teman yang bertanya pada ku….Die Mo lanjut Sekolah diman kamu???? ku terdiam sejenak dan teringat orang tua dengan keadaan ekonomi kluarga…dari situ ku langsung memtuskan bahwa saya akan melanjutkan sekolah disini sekolah yang sama waktu SMP….Kebetulan tempat sekolah ku dari SMP sampai SMA…Saya Daftar sendiri SMA dengan biaya pendaftaran waktu itu Rp.25.000 saya masih ingat betul…soalnya dari tabungan ku sendiri….hehe sedikit sombong deh walaw 25.000…..dan seminggu setelah pendaftaran itu orang tua bertanya Andi ingin melanjutkan kemana SMA mu???? Ku sedikiti tersenyum dan ku jawab ku sudah daftar bu..pak..Di Pon-Pes Al-Ma’arif…(Al-Ma’arif tempat ku ambil pendidikan SMP) orang tua terkejut…daftar sekolah uang dari mana kamu…saya bilang geratis buuu….hehe maaf ibu saya berbohong waktu itu saya bilang geratis….padahal waktu itu belum ada sekolah geratis kecuali beasiswa….hehe maklum ku sedikit bodoh jadi gk bisa deh dapetin tu beasiswa….ok lanjut aja deh jangan ngributin biaya….tu masalalu…lanjuut

Awal Orientasi Siswa ku mungkin dibilang sedikit buandel kenapa???karna yang mempengaruhi temen2 waktu orientasi itu saya supaya gak ada yang membawa peralatan dan perlengkapan yang harus di bawa…sampai-sampai kena deh yang namanya hukuman di hari pertama masuk SMA.

Ketika SMA dijalani cita-citaku masih sama dengan yang dulu ingin menjadi pahlawan tanpa tanda jasa (alias GURU), disitu ku belajar-dan belajar jadi seorang pengurus ISMA/ OSIS walaw hanya jadi ketua peribadatan…tapi kusenang…karena dibagian itulah saya banyak mendapat ilmu agama dan ilmu kemasyarakatan….kenapa saya bilang ilmu kemasyarakatan….

ok saya cerita lagi tentang keperibadian ku waktu naik kelas 2 SMA..ketika awal duduk dikursi 2 SMA, Bapak ku memanggilku dan menyuruh duduk di sebuah kursi yang ada di ruang tamu rumahku….disitu bapak saya berkata Andi Hafalin Khutbah Jumat…serentak kaget dan saya angkat kepala saya..ku tatap mata bapak saya…saya tanya untuk apa pak?….beliau jawab untuk jumat depan bapak pengen Andi berdiri di mimbar masjid itu membacakan khutbah…saya bingung harus berkata Astagfirullah apa Subhanallah apa alhamdulilah apa harus jawab mampus saya….tapi yang saya ucapkan saat itu adalah..pak saya tidak bisa saya malu…beliau langsung marah…kata bapak saya..kamu itu andi laki-laki, jangan cengeng jangan berfikir tidak bisa lalu bicara malu…semua didunia ini pasti bisa dilakukan…. jawab saya kembali ya tapi saya malu pak…saya malah kembali di marahi..andi yang namanya malu itu jangan di pelihara…malu itu lebih bahaya daripada takut…kamu pergi kekuburan malem jum’at jam 12 malem takut tapi kalau di anterin oleh 10 orang pasti berani, namun kalau malu kamu di anterin 50 orang bahkan satu kampung pun pasti tidak akan berani…

Langsung saya berfikir benar juga apa yang dikatan orang tua saya…saya tidak boleh malu dihadapan masyarakat…mau tidak mau saya mencoba bicara sama orang tua saya butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengembalikan keberanian ku…untuk jum’at depan saya hanya bisa adzah saja belum bisa khutbah seperti apa yang diinginkan…bapak..

nah kita kembali ke cerita awal…ilmu kemasyarakatan itu penting supaya berani memakai ilmu yang kita punya di masyarakat..alias mengamalkannya di masyarakat…ketika jadi pengurus ISMA keberanian itu saya peroleh bahkan kepercayaan juga saya peroleh…saya berani bicara didepan siswa ketika acara perkumpulan siswa…berani sambutan acara Isra’ Mi’raj di sekolah….yg dihadiri masyarakat…tapi itu hanya sebuah pengalaman ku…semoga anda tidak mengedepankan rasa malu anda disegala situasi..amin

Sampai ku diberi kepercayaan mengelola Koprasi Sekolah yang baru diresmikan…padahal waktu itu saya baru kelas 3 SMA belum lulus sekolah…jadi harus rela deh ketika temen-temen bermain pas jam istirahat tapi saya jualan peralatan dan perlengkapan sekolah deh…saya melihat ini semua bukan merendahkan diri saya tapi ini saya anggap sebagai penghargaan yang pimpinan pesantren berikan pada saya…kpercayaan itu saya jaga sampai saya di wisuda dan di beri kepercayaan yang kedua, Bantu-bantu mengajar diSekolah tersebut…..

Saya sempat di tawarin kuliah dengan Bebas tanpa biaya…tapi saya menolak…saya menolak bukan karna menolak RizQi tapi saya ingin mandiri dan tidak mau Adanya ketergantungan setelah Lulus…Saya harus jadi apa yang saya khendaki…bukan tertekan dengan apa yang orang lain inginkan…Afwan Ya Ustadz ana tidak ingin merepotkan kalian…Thanks atas semua didikan dan ilmu yang engkau berikan…semoga ilmu yang engkau berikan bermanfaat dunia akhirat, berguna di masyarakat khususnya bagi diri sendiri….amin……

Cita-cita Ku menjadi seorang pengajar berhasil terwujud dan ternyata cita-cita itu juga yang menjadi cita2 orang tua saya….

Satu Senyuman Kecil untuk saya yang sudah sedikit membanggakan orang tua…..karena sudah terwujud cita-cita orang tua…Tapi setelah 1,5 thn mengabdi pada pondok…Ada masalah  mendatangi keluarga Q yaitu masalah perekonomian….Orang tua saya ingin saya bekerja di sebuah perusahaan….padahal waktu itu ingin benar yang namanya kuliah…Tapi jurusannya Agro Bisnis…jadi Insinyur pertania…bukan ngejar gelar S.Pd untuk melanjutkan jadi guru PNS….Kenapa???Anda bingung dari pengajar ingin jadi insinyur pertanian…..alasanya simpel karna saya hobbi dengan tumbuh2an ingin mengembalikan negara ini menjadi Negara yang kaya akan alamnya yang nyata…bukan hanya sebutan Alamnya Kaya tapi Beras saja masih impor..Kedelai buat bikin tempe saja ngambil dari negara tetangga…bingung akan semua ini jadi apa salahnya kalau cita2 saya pindah ya kan….tapi sayang semua itu tak kan bisa kulakukan dengan perekonomian orang tua kaya begini..

mau tidak mau saya harus mengikuti orang tua, walau saya sedikit tertekan, karena menjalankan hidup bukan dasar kehendak dan keinginan sendiri,.

Akhir pencarian kerja Q…saya di terima di sebuah PT.IRC Rubber Good Devision (PT.Gajah Tunggal), sedikit bantu-bantu ekonomi orang tua..saya memutuskan untuk Kuliah dengan jurusan Computer Bussines and Management…setelah 4 bulan kuliah saya merasa tidak cocok dengan jurusan yang ku ambil…akhirnya saya pindah jurusan ke Computerized Accounting….Sampai saat ini saya masi Di jurusan akuntansi tapi kendala bertambah ternyata setelah beberapa semester saya sadar kemahiran hitung-hitungan dan logika akuntansi ku sudah hilang dari otak ini…setelah 2 tahun tidak belajar…Maklum saya lemah hafalannya…tidak sejenius teman-teman mahasiswa yang putus sekolah sudah 3 tahun saja masih encer akuntansinya….tapi saya berfikir positif di dukung dengan motifasi dari Dosen-dosen saya harus menguasai pelajaran yang saya bisa kuasai…..jadi kalau saya menguasai akuntansi saya harus perdalam tu akuntansi..tapi kalau saya kuasai komputernya ya harus kuasai tu komputer…jangan menekan skill sendiri dah intinya…

yah dari awal SD sampe kuliah intinya saya selalu salah jurusan….saya hobi IPA malah Masuk SMA IPS…saya hobi komputer Malah kuliah Ambil Akuntansi….yah no problem semua sudah terlanjur.. Yang jelas saya harus Fokus dengan apa yang menjadi Basic ku…saya harus menguasai minimal 1 pelajaran….

Semoga Cerita ku ini dapat menjadi Motivasi bagi kawan-kawan pelajar semua..bahwa ambilah pelajaran yang menjadi basic kalian sebagai skill, dan kuasai lah apa yang anda bisa kuasai….jangan paksakan kehendak anda untuk menguasai pelajaran yang anda tidak senang….Fokus pada 1 pelajaran lebih baik dari pada plin-plan ambil semua plajaran tapi setengah-setengah tak bisa membuat anda menjadi istimewa di depan orang lain……

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s